Film Atau Digital: Mana yang Terbaik?

Sampai saat ini, fotografer menggunakan film untuk semua pekerjaan kamera mereka. Mereka belajar bagaimana menangani dan mengembangkan film, atau membawa gulungan yang belum dikembangkan ke rumah pemrosesan lokal untuk pengembangan dan pencetakan. Sekarang, Anda memiliki pilihan antara film atau kamera digital untuk fotografi. Jadi mana yang lebih baik? Berikut saya paparkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, agar pembaca bisa menilai sendiri.

Ada banyak pertimbangan ketika memutuskan antara film atau digital. Apakah Anda seorang penghobi dan kebanyakan memotret pertemuan keluarga dan liburan? Atau apakah Anda seorang profesional yang perlu mengontrol setiap aspek pengambilan gambar, dan Anda menginginkan tampilan film? Ini hanya beberapa contoh yang akan mempengaruhi keputusan Anda untuk membeli film tradisional atau kamera digital untuk kebutuhan fotografi Anda.

Kelebihan Film

Banyak fotografer profesional masih lebih suka menggunakan film daripada format digital. Saat menggunakan film, Anda dapat mencocokkan kecepatan film, dan banyak faktor lain yang memengaruhi hasil foto akhir. Jika Anda mempelajari semua yang Anda bisa tentang film yang tersedia, dan dutafilm pengaturan kamera yang akan digunakan, pilihan artistik Anda lebih baik dengan kamera film. Bukan berarti tidak banyak pengaturan pada kamera digital yang dapat membantu Anda mencoba meniru tampilan film. Hanya saja banyak puritan bersikeras bahwa digital tidak akan pernah menggantikan tampilan film.

Kelebihan lain dari penggunaan film adalah fakta bahwa foto Anda dapat dicetak dan disimpan secara fisik, dan Anda memiliki cadangan negatif untuk membuat lebih banyak cetakan kapan pun Anda membutuhkannya. Anda tidak perlu mengingat untuk mencadangkan data digital Anda, atau menanggung risiko menghapus foto Anda dengan film secara tidak sengaja.

Kekurangan Film

Film tidak senyaman digital. Anda harus memotret lebih banyak foto dengan film untuk memastikan Anda mendapatkan bidikan yang sempurna. Anda harus memiliki seluruh rol film yang dikembangkan untuk melihat bidikan yang Anda miliki, dan jika itu dapat diterima. Di sisi lain, dengan kamera digital Anda cukup membuka foto dan menggulir untuk melihatnya secara instan untuk melihat apakah bidikan Anda dapat diterima. Pemrosesan film juga menambah biaya tambahan dibandingkan pemrosesan digital.

Kelebihan Digital

Kamera digital sangat bagus untuk kebanyakan orang, terutama para penghobi yang baru memulai. Mungkin aset terbesar bagi non-profesional adalah Anda memiliki akses instan ke foto yang telah Anda ambil. Jadi Anda dapat dengan mudah melihat apakah bidikan Anda buram, atau memiliki ketidaksempurnaan lain yang perlu Anda perbaiki. Anda tidak lagi harus kembali dari liburan dan membuat film Anda dikembangkan untuk mengetahui apakah hasil foto liburan Anda yang luar biasa.

Saat memotret digital, Anda dapat dengan mudah mengunduh foto ke komputer atau laptop Anda, dan bekerja dengan gambar tersebut. Anda dapat dengan mudah mempostingnya ke situs web, mengirimnya melalui email ke orang lain, atau membawanya ke perangkat lunak pengedit foto untuk penggunaan apa pun yang Anda inginkan. Anda dapat menyimpan cadangan digital file, sementara pada saat yang sama Anda dapat membuat cetakan pada printer foto yang menyaingi cetakan film.

Anda dapat memotret ribuan foto digital dan menyimpannya di beberapa disk cadangan. Kualitas akan sama baiknya jika Anda perlu membuat cetakan lagi nanti. Bandingkan dengan kotak foto lama pudar yang mungkin Anda miliki di sekitar rumah atau disimpan di loteng.

Kekurangan Digital

Salah satu kontra terbesar untuk fotografi digital adalah format digital. Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda mengunduh foto ke hard drive Anda dan melupakannya. Kebanyakan orang tidak pernah meluangkan waktu untuk mencadangkan semua foto berharga itu sampai hari mereka mengalami kerusakan hard drive, dan semua kenangan itu hilang dalam sekejap. Untuk mencegah hal ini, ada baiknya untuk mendapatkan hard drive eksternal dan mencadangkan semua file penting di hard disk Anda. Lebih baik lagi adalah membakar foto ke CD dan memiliki salinan fisik yang dapat Anda beri label untuk kemudahan menemukan foto tertentu, serta memiliki cadangan hard drive eksternal.

Beberapa orang merasa bahwa foto digital tidak memiliki rasa “hangat” yang sama dengan film. Meskipun bagi para puritan hal ini mungkin terjadi, untuk sebagian besar aplikasi akan sulit untuk membedakan foto digital yang dicetak pada kertas foto, dan foto film yang dicetak pada kertas yang sama. Tapi di sinilah harga bisa menjadi masalah dengan fotografi digital. Jika Anda mencetak foto dalam jumlah besar, terutama berukuran 8×10, harga kertas foto dan tinta printer berwarna yang berkualitas dapat bertambah dengan cepat.

A note to our visitors

This website has updated its privacy policy in compliance with changes to European Union data protection law, for all members globally. We’ve also updated our Privacy Policy to give you more information about your rights and responsibilities with respect to your privacy and personal information. Please read this to review the updates about which cookies we use and what information we collect on our site. By continuing to use this site, you are agreeing to our updated privacy policy.